Wali Kota Makassar Bawa Pejabatnya ke Australia Belajar Budaya, Kunker 8 Hari

oleh -10 views

Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto akan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke negara Australia selama 8 hari. Danny bakal mengunjungi 4 kota di Negeri Kanguru dalam agenda berbagi program pembangunan hingga pertukaran budaya dengan Suku Aborigin.

“Agenda Pemkot di Australia yang akan berlangsung besok tanggal 5 sampai 13 Juli,” ucap Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Moh Roem kepada wartawan, Senin (4/7/2022).

Danny pergi tidak sendiri. Dirinya akan memboyong sejumlah pimpinan SKPD, yakni Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepala Badan Pendapatan Daerah, dan Kepala Sub Bagian Kerjasama Kota Makassar.

Roem menuturkan kunjungan Wali Kota Makassar ke Australia selama 8 hari sudah mendapat izin dari Kementerian Dalam Negeri. Termasuk dari Kementerian Luar Negeri untuk bisa melaksanakan kunjungan resmi ke luar negeri pertama kali semenjak pandemi COVID-19.

“Resmi, karena proses perizinan itu sudah dari Kemendagri, Sekretariat Negara sampai dengan Kementerian Luar Negeri. Jadi ini resmi sudah ditahu oleh Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Roem mengungkapkan selama 8 hari, Danny akan mengunjungi empat kota di Australia. Di antaranya, Sidney, Melbourne, Gold Coast dan Darwin yang merupakan agenda tambahan.

“Kamis itu ada tambahan agenda, Wali Kota akan bertemu dengan grup Aksara dari Darwin dalam rangka menghadiri undangan event di Kota Darwin,” papar Roem.

Sementara Kepala Sub Bagian Kerjasama Kota Makassar Ismawaty Nur menjelaskan agenda pertama Wali Kota Makassar dimulai di Kota Melbourne. Di wilayah itu Danny datang memenuhi undangan memaparkan program prioritasnya kepada mahasiswa Arsitektur Monash University.

“Kuliah umum di depan mahasiswa arsitektur dan dia (Danny) akan memaparkan progres hasil kerjasama revitalisasi permukiman informa dan lingkungan termasuk program agenda prioritas,” urai Isma.

Selain itu, Danny dijadwalkan bertemu dengan diaspora Indonesia di Kota Melbourne. Rombongan Pemkot Makassar akan mempelajari program Kota Melbourne yang didaulat menjadi Most Liveable City di dunia tahun 2022.

“Kita akan bertemu dengan diaspora Indonesia sekaligus kita akan belajar praktik baik program Melbourne Most Liveable City di dunia dari 11 kota besar,” paparnya.

Selanjutnya di Sidney, Danny akan dijamu oleh Suku Aborigin dalam agenda pertukaran budaya Makassar yang ditampilkan dalam satu panggung. Danny juga memboyong beberapa sanggar dan maestro budaya Kota Makassar untuk mempersiapkan event budaya di Sidney.

“Kita jadi undangan VVIP dari kelompok suku aborigin mereka menyebut dirinya sebagai Yoingu People,” beber Isma.

Gold Coast merupakan kota terakhir dari kunjungan Danny dan rombongan. Danny akan melakukan pertemuan bisnis dengan Australia Internasional Bisnis Council dan rapat dengan Mayor Gold Coast Tom Tate.

“Membahas twinning program atau program kota kembar dan dengan AIBC kita akan bahas mengenai Smart City,” tandasnya.(*)