12 Puskesmas Dipilih Jadi Lokasi KKN FK UMI

oleh -8 views

MAKASSAR — Sebanyak 12 puskesmas di Makassar, menjadi lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) profesi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Setiap puskesmas, akan diisi sebanyak 21 hingga 22 orang mahasiswa KKN. Mereka ini yang akan bertugas disana selama 30 hari.

Puskesmas tersebut yakni di Cendrawasih, Tabaringan, Jongaya dan Maccini sawah. Lalu ada di Layang, Jumpandang Baru dan Pertiwi.

Kemudian di Sudiang, Minasaupa, Tamalate, Mamajang, dan Tamangapa. Mulai dilepas, Minggu (13/11/2022) hingga 13 Desember mendatang.

Ketua lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM) UMI, Prof Achmad Gani mengatakan ada 254 orang mahasiswa KKN profesi FK UMI yang akan diterjunkan di 12 puskesmas di Makassar.

” Mereka ini akan diawasi juga oleh enam dosen pembimbing, atau supervisi yang menjaga di puskesmas. Tiap pembimbing menghandle dua puskesmas,” ucapnya

Mereka diberikan tugas harus bisa memberikan edukasi dan laporan khususnya membimbing masyarakat untuk sehat. Seperti mengajari pola makan dan gaya hidup.

” Juga menberikan edukasi terkait manfaat penggunaan obat-obat, menjaga kesehatan lingkungan dan tetap menjaga citra UMI dimata masyarakat,” ucapnya.

Dekan FK UMI, dr Nasrudin Andi Mappaware SpOG MARS MSc mengatakan mahasiswa yang mengikuti program KKN profesi ini, mereka yang sudah mencapai 120 SKS. Rata-rata yang telah menjalani kuliah 3 tahun.

Sementara untuk lokasi KKN nya, tahun ini kata dr Nasruddin, mereka ditempatkan pada puskesmas di Makassar karena ini terkait pelayanan primer. Terutama dalam menerapkan sisi promotif edukatif dan preventif di lingkungan masyarakat

“Jadi mereka mengaplikasi apa yang sudah didapatkan selama kuliah. Sekarang langsung turun ke masyarakat,” ucapnya.

Sementara 12 puskesmas di Makassar yang dipilih tersebut, karena punya kerjasama dengan FK UMI.

“KKN profesi selanjutnya kami dapat masukan dari kampus kalau bisa puskesmas yang ada di Bulukumba, Parepare dan Palopo,” tuturnya.

Wakil Rektor 1 UMI Bidang Akademik, Hanafi Ashad mengatakan KKN profesi ditekanka kepada mahasiswa bisa belajar di lapangan. Mereka harus bisa melihat fenomena di masyarakat.

“Modalnya itu ya ilmu pengetahuan dan kepratisan yang telah dipelajari diperoleh di bangku kuliah. Mereka ditekankan bisa memperlihatkan jika mereka mahasiswa UMI yang memiliki ciri berkarakter moral dan punya kinerja,” ucapnya.(win)